Minggu, 08 November 2009

Jaringan RT/RW Net


Ada 2 teknologi jaringan yang akan digunakan dalam implementasi RT/RW Net di lingkungan Anda ini, yaitu:

* Teknologi Wireless Wi-Fi
* Teknologi Jaringan Kabel UTP

Masing-masing teknologi mempunyai kelemahan dan kekurangannya. Kami melayani pelanggan kami dengan kedua teknologi tersebut diatas, tentunya dengan beberapa pertimbangan-pertimbangan teknisnya.



Jika anda tertarik untuk mencari investor atau ingin memulai bisnis RT/RW Net, maka proposal ini sangatlah berguna bagi anda untuk menilai prospek bisnis RT/RW Net secara global baik dari sisi investasi, keuangan, dan pemasaran. Anda ingin membeli proposal ini silahkan buka page Beli Dokumen





TEKNOLOGI WIRELESS WI-FI

Teknologi yang digunakan dalam solusi RT/RW Net ini adalah teknologi “Wireless Wi-Fi “ dengan standar IEEE 802.11b/g yang beroperasi pada frekuensi 2.4GHz dengan kecepatan transfer data 11Mbps/54Mbps maksimum.

Keuntungan penggunaan teknologi ”Wireless Wi-Fi” ini adalah:

1. Perangkat wireless untuk teknologi wireless Wi-Fi ini sudah umum digunakan dan harganya sudah menjadi relatif murah.
2. Sebagian besar notebook tipe terbaru sudah dilengkapi dengan perangkat network wireless dengan teknologi Wi-Fi ini.
3. Area jangkauan yang lebih fleksible dikarenakan tidak dibatasi oleh jaringan distribusi seperti bila menggunakan kabel UTP maupun fiber optic. Secara teoritis dengan daya pancar 100mW sudah dapat menjangkau area (berbentuk lingkaran) 1 – 2 km didukung dengan tinggi tower yang memadai.
4. Ditinjau dari sisi investasi jauh lebih murah untuk menjangkau area yang besar dibandingkan solusi kabel.
5. Biaya pemeliharaan yang relatif murah dikarenakan tidak ada perangkat atau jalur jaringan yang berada pada area publik/umum dimana potensi kerusakan atau kehilangan alat lebih besar dibandingkan dengan solusi kabel UTP.
6. Teknologi Wi-Fi sangat pesat perkembanganya sehingga investasi ke depan akan lebih murah dengan perangkat yang berkecepatan lebih tinggi dan menjangkau area lebih luas.

Kekurangan penggunaan teknologi ”Wireless Wi-Fi” ini adalah:

1. Harus ada peralatan wireless yang dinstalasi pada sisi user sebagai penerima/pengirim sinyal balik. Namun biaya investasi ini bisa sedikit ditekan dengan memberikan tambahan biaya instalasi pada user yang akan menggunakan jasa ini pertama kali atau bila perlu user akan membayar seluruh biaya perangkat wireless tersebut. Sedangkan solusi kabel UTP hanya perlu melakukan instalasi kabel hingga mencapai titik computer user, tanpa peralatan tambahan.
2. kecepatan transfer data yang didapat relatif kecil 1-54Mbps dibandingkan kabel UTP 10-100Mbps. Namun untuk keperluan koneksi internet kecepatan 1Mbps sudah sangat memadai dan masih cukup untuk digunakan layanan lainya seperti VoIP, web camera, dll.



TEKNOLOGI KABEL UTP

Selain dengan menggunakan teknologi “Wireless Wi-Fi “ kami juga menggunakan teknologi Jaringan Kabel UTP. Teknologi ini memiliki standar kecepatan yang lebih tinggi yaitu 100Mbps

Keuntungan penggunaan teknologi ”Jaringan Kabel UTP” ini adalah:

1. Investasi pad sisi pelanggan lebih murah
2. Kecepatan transmisi data lebih tinggi dibanding Wi-FI (10-100Mbps)
3. Aplikasi yang dimanfaatkan bisa lebih banyak dikarenakan bandwidthnya yang tinggi (gameonline, file sharing, video streaming, dll)
4. Tidak rentan terhadap penyadapan data dibanding teknologi wireless

Kekurangan penggunaan teknologi ”Jaringan Kabel UTP” ini adalah:

1. Rentan terhadap gangguan petir namun dapat dikurangi dengan penggunaan surge protector.
2. Kemungkinan gangguan atau kerusakan lebih tinggi karena melalui area publik.
3. Biaya pemeliharaan relatif tinggi karena harus dipersiapkan untuk penggatian switch atau kabel yang rusa

Jaringan RT/RW Net


Ada 2 teknologi jaringan yang akan digunakan dalam implementasi RT/RW Net di lingkungan Anda ini, yaitu:

* Teknologi Wireless Wi-Fi
* Teknologi Jaringan Kabel UTP

Masing-masing teknologi mempunyai kelemahan dan kekurangannya. Kami melayani pelanggan kami dengan kedua teknologi tersebut diatas, tentunya dengan beberapa pertimbangan-pertimbangan teknisnya.



Jika anda tertarik untuk mencari investor atau ingin memulai bisnis RT/RW Net, maka proposal ini sangatlah berguna bagi anda untuk menilai prospek bisnis RT/RW Net secara global baik dari sisi investasi, keuangan, dan pemasaran. Anda ingin membeli proposal ini silahkan buka page Beli Dokumen





TEKNOLOGI WIRELESS WI-FI

Teknologi yang digunakan dalam solusi RT/RW Net ini adalah teknologi “Wireless Wi-Fi “ dengan standar IEEE 802.11b/g yang beroperasi pada frekuensi 2.4GHz dengan kecepatan transfer data 11Mbps/54Mbps maksimum.

Keuntungan penggunaan teknologi ”Wireless Wi-Fi” ini adalah:

1. Perangkat wireless untuk teknologi wireless Wi-Fi ini sudah umum digunakan dan harganya sudah menjadi relatif murah.
2. Sebagian besar notebook tipe terbaru sudah dilengkapi dengan perangkat network wireless dengan teknologi Wi-Fi ini.
3. Area jangkauan yang lebih fleksible dikarenakan tidak dibatasi oleh jaringan distribusi seperti bila menggunakan kabel UTP maupun fiber optic. Secara teoritis dengan daya pancar 100mW sudah dapat menjangkau area (berbentuk lingkaran) 1 – 2 km didukung dengan tinggi tower yang memadai.
4. Ditinjau dari sisi investasi jauh lebih murah untuk menjangkau area yang besar dibandingkan solusi kabel.
5. Biaya pemeliharaan yang relatif murah dikarenakan tidak ada perangkat atau jalur jaringan yang berada pada area publik/umum dimana potensi kerusakan atau kehilangan alat lebih besar dibandingkan dengan solusi kabel UTP.
6. Teknologi Wi-Fi sangat pesat perkembanganya sehingga investasi ke depan akan lebih murah dengan perangkat yang berkecepatan lebih tinggi dan menjangkau area lebih luas.

Kekurangan penggunaan teknologi ”Wireless Wi-Fi” ini adalah:

1. Harus ada peralatan wireless yang dinstalasi pada sisi user sebagai penerima/pengirim sinyal balik. Namun biaya investasi ini bisa sedikit ditekan dengan memberikan tambahan biaya instalasi pada user yang akan menggunakan jasa ini pertama kali atau bila perlu user akan membayar seluruh biaya perangkat wireless tersebut. Sedangkan solusi kabel UTP hanya perlu melakukan instalasi kabel hingga mencapai titik computer user, tanpa peralatan tambahan.
2. kecepatan transfer data yang didapat relatif kecil 1-54Mbps dibandingkan kabel UTP 10-100Mbps. Namun untuk keperluan koneksi internet kecepatan 1Mbps sudah sangat memadai dan masih cukup untuk digunakan layanan lainya seperti VoIP, web camera, dll.



TEKNOLOGI KABEL UTP

Selain dengan menggunakan teknologi “Wireless Wi-Fi “ kami juga menggunakan teknologi Jaringan Kabel UTP. Teknologi ini memiliki standar kecepatan yang lebih tinggi yaitu 100Mbps

Keuntungan penggunaan teknologi ”Jaringan Kabel UTP” ini adalah:

1. Investasi pad sisi pelanggan lebih murah
2. Kecepatan transmisi data lebih tinggi dibanding Wi-FI (10-100Mbps)
3. Aplikasi yang dimanfaatkan bisa lebih banyak dikarenakan bandwidthnya yang tinggi (gameonline, file sharing, video streaming, dll)
4. Tidak rentan terhadap penyadapan data dibanding teknologi wireless

Kekurangan penggunaan teknologi ”Jaringan Kabel UTP” ini adalah:

1. Rentan terhadap gangguan petir namun dapat dikurangi dengan penggunaan surge protector.
2. Kemungkinan gangguan atau kerusakan lebih tinggi karena melalui area publik.
3. Biaya pemeliharaan relatif tinggi karena harus dipersiapkan untuk penggatian switch atau kabel yang rusa

Sabtu, 07 November 2009

Setting Jaringan Warnet Dengan mudah

Kemampuan untuk melakukan Instalasi dan setting untuk sebuah Warung Internet (Warnet) selama ini dianggap hanya dimiliki oleh mereka yang sudah lama berkecimpung didunia IT Administrator. Dengan mematok biaya yang cukup lumayan mereka bersedia membantu kita dalam membangun sebuah Warnet yang hendaknya akan kita gunakan sebagai Unit Produksi. Ketidaktahuan tentang bagaimana sebuah sistem jaringan dapat berjalan lancar adalah alasan utama kita untuk terus menggunakan tenaga mereka. Berangkat dari keadaan tersebut maka saya menuliskan panduan ini. Sengaja dibuat dengan menampilkan langkah demi langkah agar dapat dimengerti dan dipahami bahkan oleh seorang yang sama sekali belum mengenal jaringan.

Pada panduan ini akan dibahas instalasi dan setting untuk sebuah warnet yang memiliki 1 server & 12 client seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

gbr-1.jpg

Persiapan Hardware & Software
Hendaknya sebelum kita melaksanakan instalasi jaringan, terlebih dahulu kita mempersiapkan Hardware & software yang akan tersambung di dalam lingkup jaringan tersebut. Beberapa langkah persiapan yang diperlukan adalah :
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disarankan :
a. Hardware :

*  MotherBoard : Kecepatan setara 3.00 Ghz untuk dual Core
*  Ram : 1 Ghz
*  Harddisk : 160 GB
*  NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
*  Drive : DVD / CD Writer
*  Spesifikasi lain : Optional

b. Software :

*  Windows XP SP2
*  Bandwith Controller / Manager
*  Billing System, dll
*  Anti Virus
*  Firewall
*  Anti Spyware, Malware, Adware

2. PC Client
a. Hardware :

*  MotherBoard : Kesepatan setara 2.80 Ghz
*  Ram : 512 MB
*  Harddisk : 40 Ghz
*  VGA Card : Optional untuk Game

b. Software :

*  Windows XP SP2
*  Browsing Tools :

1. Internet Explorer
2. Mozilla FireFox (Free)
3. Opera

*  Chatting Tools :

1. Yahoo Messenger (Free)
2. MSN Live Messenger
3. MiRC
4. ICQ

*  Game Online, Example:

1. Warcraft III
2. Ragnarok Online
3. Diablo II, dsb

*  Adobe Reader (Free)
*  WinZip
*  WinRar
*  Anti Virus (AVG Free Recommended)
*  Winamp (Free)
*  ACD See (Optional)
*  Microsoft Office (Optional)
*  Billing System, dsb

Sistem Operasi Window$ memang sangat mahal, untuk itu kita bisa mensiasatinya dengan membeli CPU second Built-up dari luar negeri yang masih bagus. Biasanya selain kualitasnya lebih tinggi dari pada CPU rakitan, CPU Built-up dari luar negeri juga sudah dilengkapi dengan, Sistem Operasi Standar Windows.

3. Hub / Switch / Router
Merupakan alat yang digunakan untuk membagi koneksi internet dari PC server ke PC
Client. Pilihan antara Hub / Switch / Router ditentukan oleh kemampuan koneksi yang
ingin dihasilkan, dan tentu saja di sesuaikan dengan dana yang tersedia. Pada studi
kasus kita kali ini saya akan menggunakan Switch sebagai pembagi koneksi internet.
4. Modem
Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau
jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Penggunaan
Modem yang akan di bahas kali ini adalah modem jenis ADSL. Modem jenis ini
biasanya digunakan oleh ISP Telkomspeedy. Untuk jenis modem ADSL itu sendiri bisa
dipilih berdasarkan kebutuhan. Kali ini penulis mengambil contoh ADSL LynkSys AM
300 yang hanya mempunyai 1 (satu) port saja sebagai Dialup Device.

Setting Modem ADSL Eksternal
Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk memastikan PC Server terhubung ke
internet :
1) Buka Internet Explorer anda dan ketikan alamat berikut : 192.168.1.1 (biasanya adalah
alamat IP default bagi Modem).
2) Setelah muncul jendela login isikan username: admin Password: admin, atau sesuai
dengan user guide yang terdapat pada saat pembelian Modem.
3) Isikan sesuai dengan yang tertera pada gambar berikut, kecuali user name dan password yang masing-masing berbeda sesuai dengan yang didapat dari ISP.
4) Pengisian selanjutnya adalah untuk mengijinkan DHCP Server enable/disable,
sebaiknya dipilih Option Enable agar kita tidak direpotkan dengan urusan menyetel satu
demi satu IP Client. Karena fasilitas ini mempunyai kemampuan untuk mensetting IP
Client secara otomatis.
5) Untuk pengisian Time Zone dilakukan sesuai dengan domisili anda tinggal. Dan untuk
time server settingan yang tertera pada gambar adalah settingan yang saya
rekomendasikan.
6) Jika kita ingin mengganti modem username & password kita dipersilahkan untuk
melalukannya pada option berikut :
7) Status Koneksi kita bisa kita pantau pada tabs status (gambar), sebetulnya alamat IP
kita tertera pada bagian bawah layar. Tidak saya tampilkan dengan alasan keamanan.
8) Setelah semua tersetting dengan baik langkah pengujian yang bisa kita lakukan adalah
dengan membuka Internet Explorer kita, lalu masuk ke salah satu alamat WEB yang
mudah diloading. Contoh : Http://www.google.co.id/ lalu untuk pengetesan kecepatan
bisa dilakukan melalui beberapa situs yang menyediakan layanan pengukuran
Bandwith, contoh: http://www.sijiwae.net/speedtest/ .

Sinkronisasi
Setelah hubungan antara PC server dan koneksi internet dapat berjalan lancar langkah
selanjutnya adalah sinkronisasi. Agar semua komputer dapat tersinkronisasi secara benar, berikut adalah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1) Sinkronisasi Nama Komputer / PC dan Nama Work Group dilakukan dengan cara
sebagai berikut :
a. Menampilkan Task Control System

gbr-5.jpg

b. Pada Tab Computer Name klik Change untuk mengubah nama komputer dan
nama WorkGroup. Nama komputer sebaiknya diurutkan sesuai dengan nomor
Clientnya untuk memudahkan kita mengingat masing-masing nama komputer,
nama masing-masing PC tidak boleh sama. Namun untuk nama Workgroup
harus lah dibuat sama untuk semua Client dan juga Server.

gbr-6.jpg

c. Setelah nama PC kita ganti langkah selanjutnya adalah mengganti Network ID
dengan cara mengeklik Tab Network ID pada task Control System tadi.
i. Pada pertanyaan How Do You Use This Computer pilihlah option This Computer is part of a business network, kemudian Klik Next.

gbr-7.jpg

ii. Pada Option selanjutnya pilihlah Network without a Domain.

gbr-8.jpg

iii. Selanjutnya isikan nama WorkGroup sesuai dengan nama WorkGorup yang kita isikan pada waktu mengganti nama PC pada langkah (b) tadi.

gbr-91.jpg

iv. Selanjutnya Klik Next dan kemudian Finish. Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai melakukan pergantian Network ID dan lakukan restrat System Operasi / Reboot.

2) Sinkronisasi Waktu / Jam dilakukan dengan menempuh langkah sebagai berikut:
a. Double klik tampilan jam yang ada pada sudut kiri bawah desktop anda.
b. Pilihlah tabs Internet Time => Update Now

gbr-10.jpg

c. Tunggu beberapa saat hingga terdapat statement berikut : The time has ben
succesfully Synchronized.
d. Jika yang tampil adalah statement error, maka ulangi klik Update Now hingga
berhasil menyamakan waktu PC anda dengan server Windows.
e. Jika Update berhasil, namun jam yang ditampilkan tidak sama, maka kesalahan
mungkin terjadi pada Time Zone untuk wilayah WIB wilayah waktunya adalah
GMT + 07.00 Bangkok, Hanoi, Jakarta sedangkan untuk WITA adalah
GMT+08.00 Perth dan WIT dengan GMT + 09.00 Seoul.

gbr-11.jpg

Internet Connection Sharing (ICS)
Sampai dengan tahap ini PC yang terkoneksi keinternet hanyalan PC server saja. Untuk
memberikan akses bagi PC client agar mempunyai akses ke internet kita perlu mengaktifkan Internet Connection Sharing yang kita miliki pada PC server. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1) Buka Jendela Network Connection yang terdapat pada Control Panel. Lalu klik kanan
pada Koneksi aktif kita ke internet => pilih Properties.

gbr-12.jpg

2) Pada tabs Advanced aktifkan option Allow other network users to connect through this
computer’s Internet Connection.
3) Setelah Koneksi Internet berhasil di sharing maka akan muncul 2 buah macam koneksi. Sebaiknya ganti nama masing-masing koneksi tersebut agar mudah membedakan antarakoneksi yang terhubung ke Modem dengan Koneksi yang terhubung ke Switch dengan cara me-rename masing-masing koneksi tersebut.

gbr-13.jpg

4) Jika kita buka properties pada koneksi yang terhubung ke Switch, pada tabs support
terdapat alamat IP yang akan menjadi default Gateway bagi PC Client yang akan
terhubung melalui PC Server (192.168.0.1).

gbr-14.jpg

Network Setup
Langkah-langkah yang kita lakukan tadi hanyalah untuk memberikan izin bagi PC Client agar dapat mengakses Internet. Untuk mengaktifkan Izin tersebut dilakukan dengan cara mensetup Network / Jaringan yang kita miliki. Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka Network Setup Wizard yang terdapat pada Control Panel. Lalu lakukan langkah
seperti pada gambar. (pastikan Koneksi ke internet dalam keadaan hidup).

gbr-15.jpg

gbr-16.jpg

2) Pada pilihan select a Connection Method pilih yang Connect Directly to the Internet
untuk PC server dan bila melakukan settingan pada PC Client plihlah Option Connect to
the internet through a residental gateway.

gbr-17.jpg

3) Option Berikut meminta kita menentukan koneksi yang mana yang akan kita gunakan
untuk melakukan dial-up ke Internet. Pilihlah koneksi yang tersambung ke Modem.
Pilihan ini tidak ada pada saat kita melakukan setting di PC Client.

gbr-18.jpg

4) Isikan Computer Name sesuai dengan nama yang telah kita berikan tadi, lalu isikan
Computer Description jika anda inginkan (Optional / tidak diisi tidak berpengaruh).

gbr-19.jpg

5) Isi Nama Workgroup sesuai dengan nama yang telah kita tentukan sebelumnya. Perlu
saya ingatkan kembali bahwa nama workgroup sebaiknya sama untuk semua komputer
agar langkah setting lebih mudah.

gbr-20.jpg

6) Pilihlah option Turn On File and Printing Sharing pada task selanjutnya.

gbr-21.jpg

7) Setelah settingan pada jendela log kita anggap benar klik next untuk menjalankan /
Mengaktifkan settingan yang telah kita buat tadi.

gbr-22.jpg

8) Tunggu beberapa saat hingga komputer selesai menyesuaikan dengan settingan
barunya.

gbr-23.jpg

9) Pilih option just finish wizard, lalu klik Next = > Finish. Biasanya PC akan otomatis
reboot setelah menyelesaikan prosedur tadi.

gbr-24.jpg

gbr-25.jpg

Langkah yang sama kita lakukan pada semua PC Client. Perbedaan cara setting antara PC
Server dan PC Client hanyalah terletak pada point 2 dan point 3.

Setelah menyelesaikan langkah settingan tersebut pada PC Client lakukanlah pengetesan
koneksi dengan cara yang sama dengan PC Server, yaitu mengunjungi alamat situs yang mudah di Loading dan mengetes kecepatan koneksi. Bila koneksi yang ada dirasa terlalu lambat silahkan lakukan pengecekan pada settingan Network tadi apakah ada Option yang salah atau tidak, dan juga lakukan pengecekan pada koneksi perkabelan apakah suda terposisikan dengan baik atau belum.
Sampai dengan langkah ini semua PC Client bisa terhubung dengan bebas ke Internet selama PC Server menghidupkan Koneksinya. Untuk membatasi penggunaan pada PC Client adal beberapa pilihan. Yang pertama adalah membuat list user dari Computer Client, user mana yang mempunyai hak untuk mengakses internet yang mana yang tidak diizinkan untuk mengaksesnya. Settingan tersebut biasanya digunakan di perkantoran. Sedangkan untuk warnet, pembatasan akses biasanya dilakukan dengan menginstalkan program billing pada C Server dan PC Client. Untuk produk billing dalam negeri sudah terdapat beberapa pengembang program diantaranya adalah www.billingexplorer.com dan www.indobilling.com untuk keperluan setting billing ini silahkan menghubungi pengembangnya masing-masing.

Rabu, 04 November 2009

Cara Instal Mikrotik

Mungkin sudah banyak mengenal mikrotik tapi mungkin juga belum banyak yang mengenal tentang bagaimana cara install mikrotik bahkan mungkin belum tahu apa itu mikrotik, mikrotik adalah termasuk salah satu distro linux yang di dalamnya di khususkan sebagai router dimana memiliki fiture yang cukup lengkap dan mudah di konfigurasi, dan termasuk pilihan utama bagi pemula yang memperdalam ilmu network. Untuk fiture fiture mikrotik antara lain sebagai NAT , VPN , sebagai proxy , untuk hotspot , bisa membagi bandwidth limiter dll dan semua fiture sangat cukup untuk membangun sistem router.

Untuk spek komputer atau hardware yang di perlukan untuk OS mikrotik tidak terlalu besar , Pentium III dan memory 128 kemudian hardisk 10 gb sudah sangat cukup untuk mikrotik tambahan hadware etherner card , jadi dalam 1 pc ada 2 ethernet card.

  1. Silahkan Seting bios supaya booting PC pertama adalah CD room
  2. Kemudian Masukan CD software Mikrotik
  3. Untuk install silahkan Restart PC
  4. Karena Proses booting CD maka software akan muncul biasanya

    ISOLINUX 2.08 xxxxx xxxxx xxxx
    Loading linux…….
    Loading initrd.rgz…..

    …. dan seterusnya

  5. Berikutnya muncul menu instalasi

    Welcome to Mikrotik Router Software Instalation
    …. dan seterusnya

    Setelah itu untuk menggunakan semua fiture tekan a lalu tekan i lanjutkan proses installasi.

  6. Kemudian muncul Peringatan semua data terhapus

    Warning: all data on the disk will be erased !
    Continue? [y/n]
    Tuliskan y lalu enter supaya melanjutkan proses instalasi.

  7. Peringatan menggunakan konfigurasi data lama.

    Do you want to keep old configuration? [y/n]
    Tuliskan n lalu enter

  8. maka proses instalasi berlangsung dan muncul command

    Software installed.
    Press ENTER to reboot

  9. Sebelum proses reboot maka CD mikrotik harus di keluarkan

Selamat Proses instalasi software Mikrotik sudah berhasil dan sukses.


Persela Lamongan membuktikan diri sebagai tim kuda hitam Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Gol tunggal Leonardo Martin Zada memenangkan Persela saat menjamu Persisam Samarinda.

Dengan kemenangan ini, Laskar Joko Tingkir kembali meraup tiga poin sekaligus memimpin klasemen sementara ISL. Persela total mengoleksi 13 poin dari empat kemenangan dan sekali imbang.

Sedangkan bagi tim Elang Borneo, kekalahan ini membuat mereka terpaku di peringkat 9 dengan koleksi lima poin dari satu kemenangan, dua imbang dan tiga kekalahan.

Gol Zada dicetak melalui titik putih di menit 34. Gol ini menjadi gol keempat Zada buat tim kebanggaan publik Lamongan itu.

Bertanding di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu 4 November 2009, Persela memang ingin mempertahankan rekor tak terkalahkan di ISL. Sebaliknya, Elang Borneo ingin bangkit setelah di pertandingan sebelumnya ditahan imbang 1-1 oleh Persijap Jepara.

Karena itu, kedua tim memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, Zada berhasil melepaskan tembakan di luar kotak penalti. Namun, tendangan Zada masih lemah sehingga mudah dikuasai kiper Persisam, Wawan Hendrawan.

Tim tamu merespon tiga menit kemudian lewat Achmad Sembiring. Sayangnya, tembakan jarak jauh Sembiring masih tepat mengarah kepada kiper Persela, Fauzal Mubaroq.

Peluang terbaik Persela datang dari striker Kurniawan Dwi Julianto. Sayangnya, sepakan keras Kurus di dalam kotak penalti masih membentur badan kiper Persisam.

Pendukung tuan rumah baru bersorak gembira saat Persela menerima hadiah penalti setelah Usep Munandar handsball di kotak penalti pada menit 34. Zada yang menjadi algojo sukses memperdayai Wawan sekaligus membuat Persela sementara unggul 1-0. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persisam mencoba bangkit. Tim besutan Aji Santoso ini coba menguasai pertandingan dengan penguasaan bola yang dominan. Serangan bergelombang coba dibangun kuartet Danilo Fernando, Pipat Thonkanya, Ronald Fagundes dan Akbar Rasyid.

Terhitung dua kali Danilo berpeluang mencetak gol. Sayangnya, kerjasama dengan Irsyad Aras dan peluang lain dari tembakan voli gagal membuahkan hasil.

Justru peluang terbaik datang dari Persela. Si Kurus Kurniawan kembali berpeluang menggandakan keunggulan andai sepakannya di menit 75 tidak berhasil digagalkan Wawan Hendrawan. Kedudukan 1-0 ini akhirnya bertahan hingga pertandingan usai.

Susunan Pemain
Persela: Fauzal Mubaroq, Fabiano da Rosa, FX Yanuar (Fadli Hariri 59'), Taufik Kasrun, Tomy Rifka, Gangga Mudana, I Gede Sukadana, Martin Zada, Varney Pas Bokay (Dicky Firasat 52'), Samsul Arief, Kurniawan Dwi Julianto (Zaenal Arifin 79')

Persisam: Wawan Hendrawan, Hamka Hamzah, Usep Munandar, Supriyadi, M Roby, Achmad Sembiring, Fandi Mochtar, Ronald Fagundes, Akbar Rasyid (Irsyad Aras 56'), Danilo Fernando (Abdi Gusti 85'), Pipat Thonkanya

Overclocking PC

Seri Overclocking Dasar - Processor Print E-mail

Mungkin banyak diantara Anda yang merasa hardware yang Anda miliki sudah tidak mumpuni, atau kalah bersaing dengan hardware-hardware yang baru. Misalnya, Anda memiliki Q6600 namun sudah merasa Q6600 Anda tidak dapat lagi bersaing dengan E8400? Apabila Anda ngomong soal benchmark sintetis seperti 3dMark06 sih mungkin benar, tapi kalo dalam game belum tentu. OLEH MICHAEL JAMES EDWARD

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas prinsip dasar overclocking. Mungkin bagi sebagian besar komunitas CHIP, overclocking adalah untuk mencapai nilai tertinggi dengan hardware yang dimiliki. Namun prinsip dasar overclocking itu sendiri sebenarnya adalah menjalankan hardware yang dimiliki lebih cepat dari spesifikasi untuk mencapai taraf kinerja spesifikasi hardware diatasnya pada posisi optimal. Dimaksud optimal adalah, suhu masih dalam taraf normal dan tidak mengalami hang untuk menjalankan aplikasi apapun.

Overclocking pada umumnya akan merusak peralatan yang dimiliki, atau memperpendek umur hardware. Namun apabila dilakukan dengan benar dalam taraf optimal, maka umurnya tidak akan sependek umur seperti apabila 'disiksa' terus-menerus. Yah, intinya sih tetap aja memperpendek umur; walau sedikit.

Artikel overclocking ini akan dibagi kedalam 3 bagian, processor, graphic card dan memory. Pada kali ini, kita hanya akan membahas overclocking processor.


Template by : cemoel cemoel xp